Perkuat Ketahanan Pangan, Pemkab Kampar Wajibkan Desa Alokasi Anggaran 20 Persen

Perkuat Ketahanan Pangan, Pemkab Kampar Wajibkan Desa Alokasi Anggaran 20 Persen

 

PARADIGMANEWS.COM, KAMPAR -Pemerintah Kabupaten Kampar, mempertegas komitmennya dalam menjaga kedaulatan pangan daerah. Wakil Bupati Kampar, Misharti, menginstruksikan seluruh desa untuk mengalokasikan minimal 20 persen dari anggaran desa khusus untuk mendukung program ketahanan pangan.

 

Instruksi tersebut disampaikan Misharti di sela kegiatan panen raya jagung pipil di Kampung Baru, Kelurahan Pasir Sialang, Kecamatan Bangkinang, Selasa (20/1).

 

"Dana tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk pengembangan sektor pertanian, peternakan, hingga perikanan yang berkelanjutan," ujar Misharti.

 

Misharti menekankan bahwa langkah ini bukan sekadar pemenuhan regulasi, melainkan upaya strategis agar masyarakat tidak lagi bergantung pada pasokan pangan luar daerah.

 

Pemerintah daerah, lanjutnya, tengah mematangkan skema penyediaan bibit unggul yang akan didistribusikan langsung kepada kelompok-kelompok tani di wilayah Kampar.

 

"Kami mengupayakan persiapan bibit ketahanan pangan dan pertanian untuk dibagikan. Tujuannya jelas, agar masyarakat bisa mandiri dan produktif dalam memenuhi kebutuhan pangan sendiri," tuturnya.

 

Kegiatan panen bersama ini turut dihadiri oleh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), unsur TNI-Polri, serta aparatur kecamatan dan kelurahan. Kehadiran berbagai elemen ini dinilai sebagai representasi sinergi dalam membangun ketahanan wilayah.

 

Misharti juga menegaskan bahwa pembangunan di Kabupaten Kampar akan dilakukan secara bertahap dan berkesinambungan. Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terlibat aktif dalam setiap lini pembangunan.

 

"Kami mengajak seluruh elemen untuk bersama-sama membangun Kampar melalui sinergi dan kerja keras. Kesejahteraan masyarakat hanya bisa dicapai dengan semangat kebersamaan," pungkasnya.

 

 

 

 

 

 

 

 

Langkah tegas Pemkab Kampar ini diharapkan menjadi stimulus bagi sektor agraris di tingkat desa, sekaligus menjadi bantalan ekonomi bagi masyarakat lokal di tengah fluktuasi harga pangan nasional.

#Pemkab Kampar