UPT PP Samsat Bangkinang Bawa Layanan Tanjak ke Desa Kuok, 52 Warga Langsung Bayar Pajak

UPT PP Samsat Bangkinang Bawa Layanan Tanjak ke Desa Kuok, 52 Warga Langsung Bayar Pajak

 

PARADIGMANEWS.COM, KAMPAR - Inovasi layanan "jemput bola" melalui Samsat Tanjak yang dihadirkan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Riau melalui UPT Pengelolaan Pendapatan (PP) Bangkinang di Desa Kuok, Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar, Selasa (9/6), mendapatkan respons luar biasa dari masyarakat setempat.

 

Sejak pagi hari, kantor desa sudah dipadati oleh warga yang ingin menunaikan kewajiban pajak kendaraan mereka. Tercatat lebih dari 52 warga datang untuk mendapatkan pelayanan administrasi perpajakan yang lebih praktis tanpa harus jauh-jauh mendatangi kantor Samsat di pusat kota.

 

Pantauan di lokasi menunjukkan semangat warga untuk taat pajak sangat tinggi. Membludaknya jumlah wajib pajak yang hadir menjadi bukti nyata bahwa keberadaan layanan jemput bola sangat dinantikan. Banyak warga yang memanfaatkan momen ini untuk menyelesaikan tunggakan maupun membayar pajak tahunan kendaraan bermotor.

 

Salah satu warga yang hadir mengapresiasi langkah ini. Menurutnya, layanan Samsat Tanjak sangat membantu menghemat waktu dan biaya transportasi yang biasanya harus mereka keluarkan jika harus menempuh perjalanan ke Bangkinang.

 

"Tentu saja ini sangat memudahkan kami. Tidak perlu lagi meninggalkan pekerjaan terlalu lama atau menempuh perjalanan jauh hanya untuk urusan pajak. Kalau jemput bola seperti ini terus rutin dilakukan, masyarakat pasti lebih semangat taat pajak," ujar salah satu warga di lokasi.

 

Pihak UPT PP Bangkinang menyatakan bahwa angka kehadiran yang mencapai lebih dari 50 wajib pajak dalam satu hari ini merupakan indikator keberhasilan program dalam meningkatkan kesadaran masyarakat. Selain mempermudah akses, kehadiran petugas di tengah desa juga menciptakan kedekatan emosional antara pemerintah dan wajib pajak.

 

 

Layanan Samsat Tanjak ini memang didesain untuk menjangkau titik-titik terjauh dengan durasi pelayanan yang efisien. Dengan sistem yang sudah terdigitalisasi, proses pembayaran pajak dapat selesai dalam waktu singkat, sehingga tidak terjadi penumpukan antrean yang berkepanjangan.

#Pemkab Kampar