Dorong Hilirisasi Sawit, Pemkab Kampar Siapkan Pelatihan Ekonomi Kreatif

Dorong Hilirisasi Sawit, Pemkab Kampar Siapkan Pelatihan Ekonomi Kreatif

PARADIGMANEWS.COM, KAMPAR - Pemerintah Kabupaten Kampar tengah memacu penguatan ekonomi kreatif berbasis komoditas unggulan daerah. Wakil Bupati Kampar, Dr. Hj. Misharti, meninjau langsung kesiapan infrastruktur pelatihan pembuatan sabun dan pengolahan minyak kelapa sawit yang berpusat di Politeknik Kampar, Rabu (22/4).

Langkah ini diambil sebagai strategi percepatan pemberdayaan ekonomi, khususnya bagi kaum perempuan dan mahasiswa, guna memberikan nilai tambah (value added) pada produk turunan kelapa sawit di tingkat lokal.

Dalam peninjauan tersebut, Misharti menegaskan bahwa inisiatif ini bukan sekadar pelatihan teknis, melainkan upaya strategis untuk menciptakan produk hilirisasi yang kompetitif di pasar.

"Kita ingin pelatihan ini menghasilkan produk yang memiliki nilai jual. Kehadiran Ketua Pusdatin Puanri Riau besok harus dimanfaatkan untuk memperkuat jejaring pemasaran serta memetakan data potensi perempuan kreatif," ujar Misharti.

Pemilihan Politeknik Kampar sebagai lokasi kegiatan dinilai strategis secara ekonomi dan teknis. Fasilitas riset yang memadai dan keberadaan tenaga ahli diharapkan mampu menjamin standar kualitas produk yang dihasilkan agar siap bersaing di skala yang lebih luas.

Peninjauan ini dilakukan menjelang kunjungan resmi Ketua Pusat Data dan Informasi Perempuan Riau (Pusdatin Puanri) Provinsi Riau yang dijadwalkan pada 23 April 2026.

Kehadiran otoritas provinsi diharapkan mampu mengintegrasikan program lokal Kampar ke dalam rantai pasok dan basis data ekonomi kreatif regional.

Turut hadir dalam agenda tersebut, Direktur Politeknik Kampar, Ir. Nina Veronika, S.T., M.Sc., Anggota DPRD Kabupaten Kampar, Zumrotun, S.Sos, MM dan jajaran panitia pelaksana dari dinas terkait.

Melalui integrasi antara akademisi sebagai penyedia teknologi dan pemerintah sebagai fasilitator regulasi, Pemkab Kampar optimistis sektor UMKM berbasis sawit dapat menjadi pilar baru dalam struktur ekonomi daerah yang lebih inklusif. (Adv)

#Pemkab Kampar