Kinerja Terbaik, Pemkab Kampar Raih Penghargaan Pengelolaan DAK Non-Fisik BOK POM 2025

Kinerja Terbaik, Pemkab Kampar Raih Penghargaan Pengelolaan DAK Non-Fisik BOK POM 2025

PARADIGMANEWS.COM, KAMPAR - Pemerintah Kabupaten Kampar kembali menorehkan prestasi gemilang di level provinsi. Pemkab Kampar dinobatkan sebagai kabupaten dengan kinerja terbaik dalam Pengelolaan Dana Alokasi Khusus (DAK) Non-Fisik Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) Pengawasan Obat dan Makanan Tahun 2025.

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar, Dr. Ardi Mardiansyah, yang mewakili Bupati Kampar Ahmad Yuzar. Seremonial penyerahan dilakukan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Dr. Syahrial Abdi, di Balai Pauh Janggi, Gedung Daerah Provinsi Riau, Pekanbaru, Kamis (16/4).

Dalam arahannya, Sekda Provinsi Riau Syahrial Abdi menekankan bahwa akuntabilitas pengelolaan dana pusat menjadi kunci sinergitas pengawasan di daerah. Ia pun memberikan apresiasi khusus atas efektivitas yang ditunjukkan oleh tim Pemkab Kampar.

"Penghargaan ini adalah bukti nyata kerja keras tim dalam mengelola anggaran secara efektif. Kami berkomitmen memastikan setiap bantuan operasional (BOK) terserap tepat sasaran," ujar Ardi Mardiansyah merespons capaian tersebut.

Tak sekadar soal penyerapan anggaran, Ardi menegaskan bahwa prestasi ini menjadi bahan bakar bagi Pemkab Kampar untuk memperkuat perlindungan masyarakat.

Adapun fokus utama ke depan yaitu, melakukan pengawasan ketat, memastikan peredaran obat dan makanan di lapangan terpantau maksimal, melakukan preventif medis.

Kemudian melakukan pengendalian resistensi antimikroba secara sistematis dan melakukan peningkatan standar keamanan pangan yang diintergrasikan hingga ke tingkat desa.

"Kami siap membawa standar keamanan ini hingga ke desa-desa agar masyarakat Kampar lebih sehat dan produktif," tambah Ardi.

Acara yang turut dihadiri Kepala BBPOM Pekanbaru dan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau ini juga menjadi ajang evaluasi teknis. Keberhasilan Kampar dalam menjaga akuntabilitas anggaran ini diharapkan menjadi standar baku bagi pelaksanaan program serupa pada tahun anggaran 2026 mendatang. (Adv)

#Pemkab Kampar