Lawan Korupsi Lewat Layar Lebar, Bupati Kampar Hadiri Screening ACFFEST

Lawan Korupsi Lewat Layar Lebar, Bupati Kampar Hadiri Screening ACFFEST

PARADIGMANEWS.COM, KAMPAR -Pemerintah Kabupaten Kampar, Riau, mulai melirik medium seni visual sebagai senjata baru dalam mengampanyekan gerakan anti-rasuah. Bupati Kampar, Ahmad Yuzar, secara khusus menghadiri gelaran screening film dalam rangkaian Anti-Corruption Film Festival (ACFFEST) yang dihelat di Balai Bupati Kampar, Minggu (19/4).

Kegiatan yang diinisiasi oleh Komunitas Film Kreatif Pekanbaru ini bertujuan untuk menyuntikkan kesadaran kolektif mengenai bahaya korupsi melalui pendekatan kreatif yang lebih luwes.

Dalam sambutannya, Ahmad Yuzar menegaskan bahwa cara-cara konvensional terkadang perlu diperkuat dengan sentuhan seni agar pesan moral lebih mudah diterima, terutama oleh generasi muda.

"Film memiliki kekuatan untuk membangun kesadaran dan membentuk karakter. Melalui kegiatan seperti ACFFEST ini, nilai-nilai anti-korupsi dapat disampaikan dengan cara yang lebih menyentuh," ujar Ahmad Yuzar.

Agenda ini tidak sekadar menjadi ajang nonton bareng. Panitia turut menyisipkan berbagai penampilan dari seniman lokal Kampar sebagai bentuk ruang ekspresi sekaligus penguat pesan yang disampaikan dalam layar.

ACFFEST sendiri merupakan gerakan nasional yang mendorong keterlibatan publik dalam kampanye anti-korupsi melalui karya audiovisual. Dengan menggandeng komunitas lokal, gerakan ini diharapkan mampu menciptakan efek domino dalam menumbuhkan budaya integritas di akar rumput.

"Sangat menarik melihat bagaimana kejujuran coba dipotret dalam sebuah bingkai karya. Mungkin memang lebih mudah menonton integritas di layar film daripada melihatnya di dunia nyata, namun setidaknya ini adalah pengingat yang elegan bagi kita semua," tambahnya.

Pantauan di lokasi, sejumlah pejabat teras turut hadir mendampingi Bupati, di antaranya, Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Kampar, Ardi Mardiansyah, Kepala Inspektorat, Plt. Kepala Disdikpora dan Kepala Diskominfo.

Antusiasme juga terlihat dari kalangan mahasiswa dan tamu undangan yang memadati Balai Bupati. Kehadiran jajaran pemerintahan ini dinilai sebagai sinyal dukungan terhadap gerakan kreatif yang membawa pesan edukatif.

Melalui kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dan seniman, Kampar berharap dapat terus menciptakan ruang-ruang inspiratif yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memicu perubahan perilaku masyarakat terhadap praktik korupsi. (Adv)

#Pemkab Kampar