PARADIGMANEWS.COM, KAMPAR -Pemerintah Kabupaten Kampar menggelar Rembug Paripurna Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Kampar di Aula Stanum, Bangkinang Kota, Selasa (28/4). Pertemuan ini menjadi wadah strategis untuk menyinkronkan kebijakan pemerintah dengan kebutuhan riil di sektor pangan.
Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Kampar, Muhammad, yang hadir mewakili Bupati Kampar, menegaskan bahwa sektor pertanian dan perikanan merupakan tulang punggung ekonomi daerah.
Menurutnya, rembug ini bukan sekadar seremoni, melainkan momentum krusial untuk menyerap aspirasi langsung dari akar rumput.
"Rembug paripurna ini menjadi momentum penting dalam menyerap aspirasi serta merumuskan langkah-langkah konkret guna meningkatkan kesejahteraan petani dan nelayan di Kabupaten Kampar," ujar Muhammad dalam sambutannya.
Sejalan dengan hal tersebut, Ketua Harian KTNA Kabupaten Kampar, Julizar, menekankan posisi KTNA sebagai jembatan kebijakan. Ia menyoroti pentingnya peran organisasi sebagai penyalur aspirasi agar regulasi yang lahir di tingkat pemerintah daerah benar-benar berpihak pada kebutuhan lapangan.
"KTNA berfungsi menyalurkan aspirasi petani dan nelayan kepada pemerintah, sehingga kebijakan yang dihasilkan benar-benar berpihak pada peningkatan kesejahteraan mereka," kata Julizar.
Selain penguatan komunikasi, forum ini juga menyoroti tiga tantangan utama yang dihadapi sektor agraris di Kampar saat ini diantaranya peningkatan produktivitas lahan, perluasan akses pasar bagi hasil panen dan pemanfaatan teknologi pertanian modern.
Rembug Paripurna ini diharapkan mampu menghasilkan rekomendasi strategis yang akan menjadi acuan Pemkab Kampar dalam menyusun kebijakan sektor pertanian yang lebih efektif dan tepat sasaran di masa mendatang. Acara ini turut dihadiri oleh jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait serta seluruh pengurus dan anggota KTNA se-Kabupaten Kampar. (Adv)
#Pemkab Kampar