PARADIGMANEWS.COM, KAMPAR — Pemerintah Kabupaten Kampar menegaskan komitmennya dalam memperkuat pendidikan karakter religius sejak dini. Langkah ini diwujudkan melalui dukungan penuh terhadap kegiatan Manasik Haji Jama’i yang diikuti ribuan siswa Raudhatul Athfal (RA) se-Kabupaten Kampar.
Wakil Bupati Kampar, Dr. Hj. Misharti, S.Ag., M.Si., yang membuka langsung agenda tersebut di Lapangan Islamic Centre Bangkinang (Mahligai Bungsu), Kamis (23/4), menyebut kegiatan ini sebagai investasi jangka panjang bagi generasi muda di wilayah yang dijuluki "Negeri Serambi Mekah" tersebut.
"Ini bukan sekadar simulasi fisik, melainkan investasi karakter yang sejalan dengan visi Kabupaten Kampar sebagai daerah yang menjunjung tinggi nilai-nilai Islami," tegas Misharti dalam sambutannya.
Pantauan di lokasi, ribuan santri yang mengenakan pakaian ihram putih tampak memadati lapangan didampingi orang tua masing-masing. Kehadiran Wakil Bupati juga didampingi oleh sejumlah pejabat daerah, di antaranya Plt. Kepala Disdikpora Kampar Helmi dan Plt. Kasatpol PP Kampar Yorin Effendi.
Dalam kesempatan tersebut, Misharti memberikan instruksi khusus kepada jajaran Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) untuk mempererat koordinasi dengan lembaga pendidikan di bawah naungan Kementerian Agama (Kemenag). Tujuannya adalah menciptakan keselarasan kurikulum yang mampu mencetak generasi berakhlak mulia secara konsisten.
"Pemerintah sangat bangga melihat semangat luar biasa dari anak-anak kita. Apresiasi setinggi-tingginya kami berikan kepada PD IGRA Kampar yang telah konsisten menjaga tradisi edukasi religi ini," tambahnya.
Kegiatan manasik massal ini diharapkan tidak hanya menjadi agenda tahunan bersifat seremonial, namun menjadi pondasi kuat bagi identitas budaya dan religiusitas masyarakat Riau, khususnya di Kabupaten Kampar. Acara ditutup dengan sesi foto bersama antara jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan pengurus Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) Kabupaten Kampar. (Adv)
#Pemkab Kampar