PARADIGMANEWS.COM, KAMPAR - Wakil Bupati Kampar sekaligus Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Kampar, Misharti, resmi melepas keberangkatan jemaah calon haji dari kalangan tenaga pendidik. Prosesi pelepasan berlangsung khidmat di Aula Gedung Guru Kampar, Jumat (24/4).
Dalam sambutannya, Misharti mengapresiasi para guru yang mendapatkan kesempatan menunaikan rukun Islam kelima tahun ini. Ia menekankan bahwa perjalanan ini merupakan panggilan spiritual yang harus dijalani dengan kesiapan fisik dan mental.
"Kesempatan ini merupakan panggilan istimewa. Kami mendoakan agar bapak dan ibu diberikan kesehatan, kemudahan, serta keselamatan selama menjalankan ibadah haji," ujar Misharti.
Ia juga berharap para jemaah dapat menjaga kondisi kesehatan di tengah padatnya rangkaian ibadah di Tanah Suci, sehingga mampu kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur.
Acara tersebut turut dihadiri oleh Asisten I Setda Kampar, T. Said Hidayat, serta Ketua PGRI Provinsi Riau, Adolf Bastian. Sebagai bentuk penghormatan dan doa restu, prosesi pelepasan diwarnai dengan tradisi tepung tawar kepada seluruh calon jemaah.
T. Said Hidayat dalam kesempatan yang sama menyampaikan bahwa para guru memegang peran ganda, yakni sebagai pencerdas bangsa sekaligus teladan dalam kehidupan beragama.
"Guru tidak hanya berperan di ruang kelas, tetapi juga menjadi contoh nyata dalam pengabdian kepada Tuhan," tuturnya.
Senada dengan hal tersebut, Ketua PGRI Provinsi Riau Adolf Bastian berharap momentum ini dapat memotivasi anggota PGRI lainnya untuk memperkuat spiritualitas di samping menjalankan tugas profesional sebagai pengajar.
Pelepasan ini merupakan bentuk dukungan rutin organisasi dan pemerintah daerah terhadap kesejahteraan spiritual para anggota PGRI di wilayah Kabupaten Kampar. (Adv)
#Pemkab Kampar