PARADIGMANEWS.COM, KAMPAR - Pemerintah Kabupaten Kampar resmi memperkuat sinergi dengan Bank Riau Kepri (BRK) Syariah guna mendorong percepatan pembangunan daerah dan penguatan ekonomi berbasis syariah.
Langkah strategis ini dikukuhkan dalam pertemuan antara Bupati Kampar Ahmad Yuzar dan Direksi BRK Syariah di Kantor Bupati Kampar, Bangkinang Kota, Selasa (10/3).
Pertemuan tersebut membahas optimalisasi peran perbankan dalam mendukung program prioritas daerah, mulai dari pembiayaan UMKM hingga penyaluran dana Corporate Social Responsibility (CSR).
Bupati Kampar Ahmad Yuzar menegaskan bahwa BRK Syariah tidak boleh sekadar menjadi institusi keuangan pasif. Ia menuntut peran nyata bank tersebut sebagai mitra pembangunan yang mampu memberikan solusi finansial konkret bagi masyarakat.
"Kami berharap Bank Riau Kepri Syariah hadir bukan hanya sebagai penyedia layanan finansial, tetapi juga sebagai mitra yang mendukung kesejahteraan masyarakat," ujar Ahmad Yuzar dalam keterangannya.
Ia juga menekankan bahwa kolaborasi ini bukan sekadar agenda seremonial. Yuzar menargetkan adanya dampak inklusif yang menjadikan BRK Syariah sebagai motor penggerak ekonomi agar masyarakat Kampar lebih mandiri dan berdaya saing.
"Mari kita jadikan pertemuan ini sebagai penguat hubungan antara Pemerintah Daerah dan lembaga keuangan syariah. Dengan sinergi yang kuat, kita mampu menghadirkan perubahan nyata," imbuhnya.
Senada dengan hal tersebut, Direksi BRK Syariah Helwin Yunus menyatakan kesiapan pihaknya untuk mendukung penuh program-program prioritas Pemkab Kampar. Ia berkomitmen bahwa BRK Syariah akan terus bersinergi dalam menyelaraskan visi pembangunan daerah dengan instrumen keuangan syariah yang tersedia.
Agenda ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Kampar Misharti serta jajaran manajemen BRK Syariah wilayah Kabupaten Kampar. Melalui kemitraan ini, Pemkab Kampar optimistis ekosistem ekonomi syariah di wilayahnya akan semakin solid dan berdampak langsung pada taraf hidup warga.
#Pemkab Kampar