Pecahkan Rekor Dunia, 6.000 Perempuan Riau 'Goyang' Pekanbaru dengan Tari Zapin

Pecahkan Rekor Dunia, 6.000 Perempuan Riau 'Goyang' Pekanbaru dengan Tari Zapin

 

PARADIGMANEWS.COM, PEKANBARU -Ribuan perempuan di Provinsi Riau berhasil mencatatkan sejarah baru dalam pelestarian budaya Melayu. Sebanyak 6.000 peserta berkumpul di sepanjang Jalan Gajah Mada, Kota Pekanbaru, Minggu (11/1) pagi, untuk membawakan Tari Zapin Meskom secara massal.

 

Aksi yang diinisiasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga sukses menyabet status Rekor Dunia dari Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI).

 

Awalnya, panitia hanya menargetkan keterlibatan 4.000 penari. Namun, antusiasme yang membeludak membuat jumlah peserta membengkak hingga 6.000 orang. Fenomena ini mendorong MURI untuk langsung meningkatkan kategori penghargaan.

 

"Info awal yang kami terima hanya 4.000 peserta, namun pada pelaksanaan hari ini menembus 6.000 penari," ujar Senior General Manager MURI, Triyono.

 

Ia menegaskan bahwa karena Zapin merupakan Warisan Budaya Takbenda (WBTb) khas Riau, capaian ini resmi ditetapkan sebagai Rekor Dunia dengan kategori "Tari Zapin Meskom Oleh Perempuan Terbanyak".

 

Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto, yang membuka langsung acara tersebut, menekankan bahwa kegiatan bertema "Bersatu Dalam Gerak Zapin Lestarikan Budaya Melayu" ini adalah pernyataan sikap Riau terhadap derasnya arus modernisasi.

 

"Riau memilih jalan yang berbeda. Kita memilih untuk maju tanpa tercerabut, berkembang tanpa meninggalkan akar, dan membangun tanpa mengorbankan nilai," tegas Hariyanto di hadapan lautan manusia yang mengenakan pakaian Melayu Lengkap dan Kebaya Labuh Kekek.

 

Menurutnya, Zapin bukan sekadar gerakan seni, melainkan simbol disiplin dan adab. Ia memastikan Pemprov Riau berkomitmen mengintegrasikan budaya Melayu ke dalam ruang publik dan pendidikan, bukan sekadar pelengkap seremonial.

 

Acara ini turut dihadiri tokoh-tokoh penting, mulai dari Ketua BKOW Riau Adrias Hariyanto, Sekda Riau Syahrial Abdi, hingga para mantan Gubernur Riau seperti Saleh Djasit. Dukungan juga mengalir dari tingkat kabupaten, salah satunya dari Pj Sekda Kampar Ardi Mardiansyah yang hadir mewakili Bupati Kampar.

 

"Pencapaian Rekor Dunia ini adalah bukti nyata kekompakan kita semua. Semoga semangat pelestarian ini terus menular hingga ke tingkat desa," ujar Ardi.

 

 

Perhelatan diakhiri dengan penyerahan piagam MURI dan peragaan gerak Zapin serempak yang menciptakan gelombang kekompakan di jantung Kota Pekanbaru. Aksi ini menjadi pesan kuat bagi dunia internasional bahwa marwah budaya Melayu tetap tegak dan lestari di Bumi Lancang Kuning.

#Pemprov Riau