PARADIGMANEWS.COM, KAMPAR - Pemerintah Kabupaten Kampar resmi menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang akan dimulai serentak pada 1 Mei mendatang. Dalam audiensi strategis bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau, Bupati Kampar Ahmad Yuzar menyampaikan akan ada ratusan petugas yang diterjunkan ke lapangan.
"Kehadiran 850 petugas mitra BPS di lapangan merupakan upaya besar untuk memotret kondisi ekonomi riil kita," ujar Ahmad Yuzar di Kantor Bupati Kampar, Selasa (14/04).
Kepala BPS Provinsi Riau, Asep Riyadi, menjelaskan bahwa teknis pendataan akan dilakukan secara masif selama empat bulan, yakni hingga 31 Agustus 2026. Fokus utama mencakup metode kunjungan petugas akan mendatangi responden dari rumah ke rumah (door-to-door).
Kemudian target subjek, menyasar seluruh pelaku usaha, mulai dari skala mikro hingga makro di seluruh wilayah Kampar dan transparansi data, masyarakat diminta memberikan informasi yang jujur guna menghasilkan basis data yang akurat.
Bupati Ahmad Yuzar menekankan bahwa hasil sensus ini bukan sekadar angka di atas kertas, melainkan instrumen vital bagi pemerintah daerah. Data tersebut akan menjadi landasan dalam merumuskan kebijakan ekonomi agar lebih tepat sasaran bagi masyarakat Kampar.
"Saya mengimbau masyarakat dan pelaku usaha mikro agar menyambut baik para petugas. Data yang jujur adalah kunci kemajuan pembangunan di daerah kita," tambahnya.
Selain pembahasan sensus, pertemuan tersebut juga menyoroti beberapa poin krusial untuk tahun 2026, di antaranya, verifikasi lapangan bagi penerima bantuan BPJS PBI, pelaksanaan ground check bagi masyarakat pelanggan PLN di Kabupaten Kampar dan penilaian terhadap pelaksanaan statistik di tingkat perangkat daerah.
Audiensi ini turut dihadiri oleh jajaran petinggi daerah, termasuk Pj. Sekda Kampar Ardi Mardiansyah dan Kepala BPS Kabupaten Kampar Rozalinda. Pertemuan ditutup dengan pertukaran cendera mata sebagai simbol sinergi antara otoritas statistik dan pemerintah daerah demi target pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif. (Adv)
#Pemkab Kampar