PARADIGMANEWS.COM, KAMPAR - Ketua Pembina Posyandu Kabupaten Kampar, Tengku Nurheryani Ahmad Yuzar, mendorong transformasi besar-besaran fungsi Posyandu dari sekadar tempat penimbangan bayi menjadi institusi pemberdayaan masyarakat yang komprehensif. Fokus utama transformasi ini adalah penerapan Integrasi Layanan Primer (ILP) melalui 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM).
Dalam koordinasi strategis di Ballroom Stanum Park, Selasa (7/4), Nurheryani menegaskan bahwa paradigma lama harus segera ditinggalkan. Posyandu kini diproyeksikan sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan yang menyasar seluruh siklus hidup manusia.
"Kita semua menyadari bahwa Posyandu adalah institusi pemberdayaan masyarakat terkecil yang menjadi garda terdepan, baik dalam pelayanan kesehatan dasar maupun pelayanan publik lainnya," ujar Nurheryani.
Meski telah memasuki tahun ketiga pelaksanaan konsep ILP, Nurheryani menyoroti belum optimalnya penerapan 6 SPM di lapangan. Ia menginstruksikan seluruh pemangku kepentingan mulai dari Camat hingga Kepala Puskesmas untuk memastikan enam pilar layanan wajib tersedia di setiap unit Posyandu.
Adapun layanan tersebut, adalah layanan Ibu Hamil dan Ibu Menyusui, layanan bayi dan balita, layanan usia sekolah dan remaja, layanan usia produktif, layanan lansia dan layanan pengendalian penyakit menular dan penyehatan lingkungan.
"Saya meminta komitmen serius dari seluruh pengurus dan OPD terkait agar bersinergi mewujudkan 6 SPM ini pada setiap layanan Posyandu tanpa terkecuali," tegasnya.
Menghadapi tantangan efisiensi anggaran, Nurheryani menekankan bahwa keterbatasan dana tidak boleh menjadi penghalang inovasi. Ia mendorong Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk berkontribusi secara mandiri melalui perencanaan yang matang dan berkelanjutan untuk lima tahun ke depan.
Sinergi antar-sektor dianggap sebagai kunci agar setiap tahapan program tetap berjalan efektif. Pertemuan ini diharapkan menjadi landasan bagi Tim Pembina Posyandu di tingkat kecamatan dalam menyusun rencana kerja yang lebih terarah dan implementatif. Langkah ini diambil demi mengejar target masyarakat Kampar yang lebih sehat dan sejahtera melalui penguatan fondasi kesehatan di tingkat akar rumput.
#Pemkab Kampar