PARADIGMANEWS.COM, KAMPAR -Jajaran Polsek Kampar membuktikan komitmennya dalam mengawal program pemerintah di sektor pertanian. Dipimpin langsung oleh Kapolsek Kampar AKP Asdisyah Mursyid, aparat kepolisian bersama warga setempat sukses memanen sekitar 6 ton jagung pipil di Desa Kayu Aro, Kecamatan Kampar Utara.
Panen raya yang berlangsung pada Senin (10/8) ini merupakan bagian dari program Panen Jagung Pipil Kuartal II Asta Cita, guna mendukung target swasembada pangan nasional tahun 2026.
Berlangsung di atas lahan tumpang sari seluas 2 hektare, kegiatan ini melibatkan kolaborasi erat antara Polsek Kampar, pemerintah desa, penyuluh pertanian, mahasiswa KKN UNILAK, serta Kelompok Tani Hijrah Lestari.
Dengan menggunakan sekitar 30 kilogram bibit unggul, pengelolaan lahan secara intensif berhasil menghasilkan kurang lebih 6.000 kilogram jagung pipil.
Kapolsek Kampar AKP Asdisyah Mursyid menegaskan bahwa keterlibatan Korps Bhayangkara tidak lagi sebatas menjaga keamanan, melainkan turut hadir menjadi motor penggerak produktivitas masyarakat.
"Kegiatan panen jagung ini merupakan wujud dukungan kami terhadap program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan. Kami berharap hasil yang dicapai dapat menjadi motivasi bagi masyarakat dan kelompok tani untuk terus mengembangkan pertanian secara berkelanjutan," ujar Asdisyah, Senin.
Keberhasilan di Desa Kayu Aro tidak lepas dari peran aktif pendampingan di lapangan, termasuk melalui penugasan Polisi Penggerak Ketahanan Pangan Desa Kayu Aro, Aipda Romy Chandra, yang bersinergi langsung dengan Kepala Desa Parmono serta Ketua Kelompok Tani Hijrah Lestari, Deni.
Melalui capaian 6 ton dari 2 hektare lahan ini, Polsek Kampar berharap pemanfaatan lahan produktif dapat terus masif dilakukan, sekaligus membuktikan bahwa ketahanan pangan yang kuat berawal dari kesadaran kolektif di tingkat desa.
Rangkaian kegiatan panen raya yang turut dihadiri unsur BPP, perangkat desa, dan elemen masyarakat tersebut berlangsung dalam situasi yang aman, tertib, dan kondusif hingga akhir acara.
#Polres Kampar